Siswi SMPN 2 Pandan Nauli Wakili Sumut ke Jakarta |
![]() |
![]() |
| Senin, 03 Agustus 2009 | |
|
Foto bersama-Dari kiri ke kanan Kepala SMP 2 Pandan Nauli , Anindya dan guru Pembimbing.
Sebagai Finalis LPIR Tingkat Nasional Tahun 2009 Demikian dikatakan Kepala SMPN 2 Pandan Nauli, Muhammad Ali SPd, Sabtu (1/8/) di Pandan. Ia menjelaskan, berdasarkan surat dari Direktorat tersebut berdasarkan penilaian seluruh naskah yang masuk ditetapkan sebanyak 99 naskah terbaik yang layak sebagai finalis. Lebih lanjut dikatakan, final Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tahun 2009 ini akan dilaksanakan tanggal 10 s/d 15 Agustus 2009 bertempat di hotel Grand Cempaka Jakarta. Peserta dari Sumatera Utara didampingi pendamping dari Dinas Pendidikan Provinsi. Ia berharap kepada masyarakat Sumatera Utara khusunya Tapanuli Tengah dimohonkan doanya semoga Anindya berhasil mendapatkan juara sehingga dapat mengharumkan nama daerah Tapteng. Menururut Anindya, penelitian ilmiah yang ditulisnya digolongkan dalam penelitian kelompok IPS yang mengambil obyek di Lubuk Larangan Dosnitahi Kelurahan Lumut berjudul “Pendayagunaan Sungai Melalui Program Lubuk Larangan Dosnitahi untuk Membangun Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat dan Usaha Konservasi Lingkungan”. Menurutnya dengan adanya Lubuk Larangan Dosnitahi yang digagas oleh Lurah Lumut, Kadirun Hasibuan dan warganya ini teryata dapat merubah pemahaman masyarakat dalam konsep penguasaan sumber daya alam (sungai), dari semula dipahami sebagai sumberdaya yang bisa dimanfaatkan secara bebas oleh siapapun menjadi sumber daya yang dimiliki secara bersama untuk kepentingan masyarakat. Di mana secara ekonomi dapat dikembangkan sebagai sebagai obyek wisata dan hasil panen ikannya dapat dipergunakan untuk kepentingan pembangunan masyarakat. Kemudian konservasi lahan sungai dan sekitarnya bersih dan segar karena secara spiritual masyarakat merasa tabu jika merusaknya seperti tidak membuang sampah secara sembarangan di sungai. Dan membangun budaya kebersamaan antara anggota masyarakat. (rel) Berita ini diambil dari Harian Metro Tapanuli atau www. metro siantar.com Senin (3/8-2009) |

