PEMILU KETUA / WAKIL KETUA OSIS TAHUN PELAJARAN 2009/20010

Dalam rangka pergantian Pengurus  Osis SMPN 2 Pandan Nauli tahun pelajaran2009/2010 telah dilaksanakan pemilu yang yang dilaksanakan seperti pemilu presiden/ wapres  atau pemilu kepala daerah.

Pemilu diawali dengan pencalonan diri sebagai balon ketua/ wakil ketua  OSIS kepada panitia yang dalam hal ini panitia pemilu adalah pengurus Osis Periode tahun 2008/2009 atau yang masih aktif  . Satu minggu berikutnya Panitia Pemilu mengumumkan calon yang berhak mengikuti tahap berikutnya yaitu tahap kampaye dan tahap penconterngan, dan dari panitia yang memnuhi persyaratan ditetapkan 4 paket calon ketua/wakil ketua Osis.

Pada tahap kampaye calon ketua/ wakil kteua  Osis didampingi Tim Suksesnya  menyampaikan Visi dan Misinya di depan seluruh anggota OSIS . Sebelum pencontrengan ada masa tenang satu hari dan terakhir dilaksanakan penconterngan di bilik suara.

Pelaksanaan Pemili ketua/ wakil ketua  Osis ini dilakasanakan pada hari Kamis(20/8) di Ruang serba Guna. dan setelah selesai pencontrengan para anggota Osis mendapatkan 1 gelas aqua pengganti tinta tanda dijari.

Pemilihan seperti ini juga mengajarkan pelajaran demokrasi yang kita bawa ke dalam lingkungan kecil yaitu di sekolah, dan ternyata bagus juga ya…..

Keluar sebagai pemenang dalam pemilu tersebut adalah Rizki Alamanda Firdaus (Kl VII-A)sebagai ketua dan Bryan sebagai wakil ketua ( Kl- VIIA)

IMG_2101 IMG_2122 IMG_2125 IMG_2127 IMG_2132 IMG_2123

Urutan gambar : Kampanye Calon Ketua/ wakil ketua Osis, panitia pemilu sedang mempersiapkan kartu suara, salah seoarang siswa melakukan pencontrengan di bilik suara, memasukakan suara di kotak suara, dapat deh aqua pengganti tinta, antrian siswa sedang menunggu dipanggil panitia

Kunjungan Bupati Tapanuli Tengah

Bupati Tapanuli Tengah Drs Tuani Lumbantobing, Kamis (20/8) bekunjung ke SMPN 2 Pandan Nauli didampingi Kadis Pendidikan Drs. Marhite Rumapea, Kepala BKD Drs. Mual Berto Hutauruk, Kabag Humas Drs. Rudolf Sihotang, M.Si dan Kadis Pekerjaan Umum yang diwakili Sektretaris .     Dalam kunjungannya Bapak Bupati disambut olek Kasek Muhammad Ali, S.Pd dan para guru.

Tujuan kunjungan Beliau ingin melihat dari dekat apa kekurangan SMPN 2 Pandan  Nauli yang telah ditetapkan sebagai sekolah unggulan di Tapanuli Tengah yang didirikan sejak th 2002 tersebut . Sampai saat ini telah berhasil memberikan kontribusi peningkatan mutu pendidikan di kabupaten Tapanuli Tengah yang  ditandai dengan keberhasilan siswa dan guru dalam kegiatan lomba di provinsi maupun tingkat nasional.

Prestasi yang diperoleh antara lain  2 kali pernah mendapatkan medali perunggu di Olimpiade Sains Tk Nasional di Pekanbaru tahun 2004 dan Jakarta th 2005, Finalis LPIR tahun 2009 dan peringkat 8 dari 99 peserta di tk Nasional. Di tingkat provinsi pernah menjuarai dalam lomba olimpiade Astronomi Piala Gubernur, juara lomba pengetahuan lingkungan hidup dan lomba lainnya.

Lulusan dari sekolah ini juga membanggakan karena banyak masuk ke sekolah unggulan antara lain SMAN 1 Matauli, SMAN Soposurung dan SMA Negri dan swasta terkenal.

IMG_2135 IMG_2157 IMG_2171 IMG_2179 IMG_2143 IMG_2155

Bupati berusaha akan melengkapi sarana dan prasarana yang ada antara lain 4  ruang kelas baru, 1 ruang pertemuan, Laptop dan LCD sebagai media pembelajaran, Alat musik Marching Band dan Mebelair perpustakaan, lab IPA  dan ruang multimedia. Serta akan meningkatkan kesejahteraan guru, kepala sekolah dan pegawai yang semuanya akan disulkan dan ditampung dalam APBD tahun 2010.

Dalam kunjunagnnya Bupati juga memberikan pengarahan kepada para guru dan belia meminta para guru tetap meningkatkan prestasi SMPN 2 Pandan Nauli.

Tim Lomba Lingkungan Hidup SMP2 Pandan Nauli Juara Harapan I Tk Prov Sumut Tahun 2009

DSCI0119

DSCI0112 DSCI0124

Tim Lomba Lingkungan Hidup SMP Negeri 2 Pandan Nauli ( Anindya, Wismoko, Puji Ariza dan pembimbing Pak Masrin Halawa) Berhasil memperoleh Juara harapan I pada lomba Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan tanggal 22 – 25 Juli 2009 di Bumi Perkemahan Sibolangit. Lomba meliputi kegiatan Pemaparan masalah oleh nara sumber lingkungan hidup dan peserta diwajibkan memberkan tanggapan melalui orasi dan gambar kekompakan Tim sangan menentukan keberhasilan dalam mendapatkan poin dari tim yuri..

Setelah pelaksanaan kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan out bond…. Enak ya…., apalagi tu bisa foto sama Pak Wakil Gubernur Sumut. Selamat Ya Semoga dapat ditingkatkan pada tahun depan . Amin

Siswi SMPN 2 Pandan Nauli Wakili Sumut ke Jakarta

Cetak E-mail
Senin, 03 Agustus 2009

(f:metro/ist)

Foto bersama-Dari kiri ke kanan Kepala SMP 2 Pandan Nauli , Anindya dan guru Pembimbing.

Sebagai Finalis LPIR Tingkat Nasional Tahun 2009
TAPTENG-METRO; Anindya Rahma Olga Karya, siswi kelas IX SMP Negeri 2 Pandan Nauli Tapteng dipanggil ke Jakarta sebagai finalis Lomba Karya Ilmiah Remaja (LPIR) tahun 2009 mewakili Provinsi Sumatera Utara. Pemanggilan tersebut berdasarkan surat Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Nomor 2309/C3/TU/2009 tanggal 7 Juli 2009.

Demikian dikatakan Kepala SMPN 2 Pandan Nauli, Muhammad Ali SPd, Sabtu (1/8/) di Pandan. Ia menjelaskan, berdasarkan surat dari Direktorat tersebut berdasarkan penilaian seluruh naskah yang masuk ditetapkan sebanyak 99 naskah terbaik yang layak sebagai finalis. Lebih lanjut dikatakan, final Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tahun 2009 ini akan dilaksanakan tanggal 10 s/d 15 Agustus 2009 bertempat di hotel Grand Cempaka Jakarta. Peserta dari Sumatera Utara didampingi pendamping dari Dinas Pendidikan Provinsi.

Ia berharap kepada masyarakat Sumatera Utara khusunya Tapanuli Tengah dimohonkan doanya semoga Anindya berhasil mendapatkan juara sehingga dapat mengharumkan nama daerah Tapteng.

Menururut Anindya, penelitian ilmiah yang ditulisnya digolongkan dalam penelitian kelompok IPS yang mengambil obyek di Lubuk Larangan Dosnitahi Kelurahan Lumut berjudul “Pendayagunaan Sungai Melalui Program Lubuk Larangan Dosnitahi untuk Membangun Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat dan Usaha Konservasi Lingkungan”.

Menurutnya dengan adanya Lubuk Larangan Dosnitahi yang digagas oleh Lurah Lumut, Kadirun Hasibuan dan warganya ini teryata dapat merubah pemahaman masyarakat dalam konsep penguasaan sumber daya alam (sungai), dari semula dipahami sebagai sumberdaya yang bisa dimanfaatkan secara bebas oleh siapapun menjadi sumber daya yang dimiliki secara bersama untuk kepentingan masyarakat. Di mana secara ekonomi dapat dikembangkan sebagai sebagai obyek wisata dan hasil panen ikannya dapat dipergunakan untuk kepentingan pembangunan masyarakat. Kemudian konservasi lahan sungai dan sekitarnya bersih dan segar karena secara spiritual masyarakat merasa tabu jika merusaknya seperti tidak membuang sampah secara sembarangan di sungai. Dan membangun budaya kebersamaan antara anggota masyarakat. (rel)

Berita  ini diambil dari Harian Metro Tapanuli  atau www. metro siantar.com Senin (3/8-2009)

46 Siswa SMPN 2 Pandan Nauli Masuk Sekolah Unggulan

Cetak E-mail
Selasa, 30 Juni 2009

TAPTENG-METRO; Sebanyak 46 siswa SMP Negeri 2 Pandan Nauli Tapanuli Tengah (Tapteng) masuk sekolah unggulan. Di antaranya, 41 siswa masuk ke SMAN 1 Matauli Pandan dengan perincian 2 unggulan A, 3 unggulan B dan 36 unggulan C. Kemudian, 1 siswa masuk SMAN 1 Bogor Jawa Barat, 1 ke SMK Telkom Medan dan 3 siswa ke SMA Soposurung Balige.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Pandan Nauli, Muhammad Ali SPd pada acara pelepasan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Sabtu (27/6) kemarin.

Lebih lanjut, ia memaparkan, dari jumlah 89 siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di sekolah tersebut dinyatakan lulus 100 persen. Dengan nilai ujian rata-rata 33,33 untuk 4 mata pelajaran. Jumlah nilai tertinggi 36,95 diraih oleh Yunita Sari dan nilai terendan dengan jumlah 27,30.

Dalam laporannya Muhammad Ali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Depdiknas, Pemerintah Kabupaten Tapteng melalui Dinas Pendidikan, orang tua dan masyarakat yang tergabung dalam Komite Sekolah. Serta semua pihak yang telah membantu sekolah dalam melengkapi sarana prasarana, antara lain, pembangunan laboratorium IPA, ruang kelas baru, mobiler kelas serta peralatan pendukung lainnya.

Pelepasan siswa SMP Negeri 2 Pandan Nauli dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Tapteng diwakili Kabid SLTP/SM Drs Klose Harahap. Di mana dalam sambutannya ia mengatakan, prestasi yang diraih oleh siswa SMPN 2 merupakan informasi yang sangat menggembirakan. Karena, para alumni berhasil masuk ke sekolah-sekolah unggulan dan bersaing dengan SMP lain di Sumatera Utara khususnya. Bahkan dalam olimpiade sains pun 5 siswa lulus passing grade provinsi.

Keberhasilan siswa di sekolah tersebut, katanya, karena siswa dididik disiplin, memiliki kepribadian yang bagus dan guru-gurunya mengajar dengan kesabaran dan ketekunan. “Di samping diajarkan kemampuan akademik juga diajarkan kretivitas seni dan keagamaan. Sehingga terdapat keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan,” ujar Klosse Harahap.

Senada dikatakan Ketua Komite Sekolah, Drs Rudolf Sihotang MSi. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan pesan kepada seluruh orang tua siswa. Yang mana keberhasilan sekolah tidak lepas dari dukungan orang tua baik materi, doa dan pemikiran kepada sekolah serta anak didik. Sementara, kepada siswa yang dilepas diharapkan sebagai alumni SMPN 2 Pandan Nauli terbaik yang dapat menjaga nama baik sekolah tersebut. Selain itu, diharapkan mampu melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi serta mempertahankan prestasi.

Sehingga para siswa dalam kurun waktu 10-15 tahun mendatang mampu menjadi pelopor dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya membagun daerah Tapteng.

Lebih lanjut Rudolf Sihotang mengatakan, untuk memajukan sekolah tersebut, pihaknya akan berusaha membantu program sekolah dalam melengkapi sarana penunjang kreativitas siswa. Seperti, membentuk panitia pencari dana untuk pengadaan alat marching band.

Menanggapi SMS yang dikirim salahsatu masyarakat ke Harian Metro Tapanuli yang isinya ’SMPN 2 Pandan Nauli sebagai sekolah negeri banyak kutipan’ dibantahnya. “Itu tidak benar, karena anak saya sudah 4 orang tamat dari sekolah ini dan belum pernah membayar uang sekolah maupun kutipan. Yang ada hanyalah sumbangan sukarela untuk membantu program sekolah. Seperti, pembuatan lapangan olah raga, pembelian keramik lantai perpustakaan, pembelian alat musik, AC lab komputer dll. Itupun dikelola komite sekolah sesuai kemampuan orang tua. Bahkan, bagi yang kurang mampu tidak diwajibkan,” tegas Rudolf Sihotang.

Kegiatan yang dihadiri siswa kelas IX juga seluruh orang tua siswa kelas VII, VIII dan IX, undangan dan Ketua Komite Sekolah, Drs Rudolf Sihotang MSi berlangsung sukses. Usai acara pelepasan, para undangan dihibur oleh group musik Pandan Nauli Band, Tarian Tradisional dan hiburan lainnya. Selanjutnya penyerahan cenderamata dari orang tua kepada guru. (rel)
Berita ini diambil dari harian METRO TAPANULI  atau www.metrosiantar.com

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.